Struktur tulang pada manusia lebih dikenal dengan sebutan sistem kerangka tubuh manusia. Kerangka tubuh manusia adalah sebuah kerangka internal yang menopang seluruh komponen tubuh manusia. Kerangka tubuh manusia terdiri atas 300-350 tulang pada saat dilahirkan dan setelah itu akan berkurang seiring berkembangnya manusia. Akhirnya, total tulang manusia berjumlah 206 karena sisanya bergabung antara satu tulang dengan tulang lainnya.

Kerangka manusia memiliki enam fungsi utama yaitu sebagai sistem pendukung, alat gerak, pelindung beberapa organ tubuh, sebagai alat produksi sel darah, tempat menyimpan ion dan sebagai pengatur sistem sekresi internal manusia. Namun, dari enam fungsi utama tersebut, berikut 10 fakta tentang kerangka tubuh manusia.


Tulang rusuk manusia bekerja lebih keras dari yang pernah anda pikirkan. Tulang rusuk atau tulang iga (cavea thoracis) adalah susunan dari tulang yang terdapat pada bagian dada (thorax) manusia. Bersamaan dengan kulit, otot dan beberapa komponen yang berkaitan membentuk sebuah dinding mengelilingi tubuh manusia seperti pelindung. Tulang rusuk mampu mengembang dan berkontraksi sampai 10 juta kali setiap tahunnya. Hal tersebut dikarenakan tulang rusuk melindungi beberapa organ penting manusia salah satunya adalah paru-paru. Jadi, setiap manusia bernapas, tulang rusuk akan mengembang dan berkontraksi.

Seluruh tulang manusia tidak lah berat. Pada usia dewasa, manusia memiliki jumlah tulang sebanyak 206 bagian. Menariknya, tulang-tulang tersebut relatif ringan dari jumlah keseluruhan dibandingkan tubuh manusia. Untuk ukuran lelaki, berat tulang hanya sekitar 15 persen dari berat tubuhnya. Sedangkan pada wanita hanya berukuran 12 persen.


Manusia memiliki tulang kaki yang cukup kuat. Tulang paha (femur) pada tubuh manusia terdiri dari dua (kiri dan kanan) yang bertemu pada satu titik yaitu lutut. Ditinjau dari panjangnya, tulang paha memiliki ukuran terpanjang diantara tulang-tulang lainnya. Dan bahkan, tak hanya terpanjang, femur merupakan tulang terkuat dan terberat dari kesemuanya. Tulang ini memiliki panjang sekitar 26 persen dari total tinggi manusia.

Tulang sanggurdi adalah tulang terkecil. Siapa yang menyangka bahwa telinga memiliki tulang. Pada telinga manusia, sistem kerangka terdiri atas tiga bagian. Masing-masing yaitu Malleus, Incus, dan Stapes. Stapes atau dalam bahasa Indonesia dikenal tulang Sanggurdi adalah tulang yang hanya memiliki panjang sekitar 3 mm. Tulang sanggurdi adalah yang terkecil.

Jumlah tulang berkurang pada saat dewasa. Pada saat bayi, tulang manusia berjumlah sekitar 300 sampai 350 baik itu pada bayi lelaki maupun perempuan. Seiring bertambahnya usia, tulang akan mencapai proses pertumbuhan dan akhirnya akan berhenti bertumbuh. Sampai saat manusia mencapai masa kedewasaan, tulang akan menyusut dan hanya berjumlah 206 buah. Pada fasa pertumbuhan sampai dewasa, banyak tulang manusia yang berkembang dan melebur dengan tulang lainnya.

Hyoid adalah tulang yang tak memiliki sambungan. Dari 206 jumlah tulang, ternyata ada satu buah tulang yang tidak terkait dengan tulang lainnya. Tulang Hyoid berbentuk U sehingga sering dikenal dengan sebutan tulang tapal kuda. Tulang ini berada pada bagian ujung lidah yang berfungsi untuk membantu gerakan lidah dalam menelan.

Jumlah tulang di tangan dan kaki adalah yang terbanyak. Jika dibandingkan dari total keseluruhan tulang manusia, maka tangan dan kaki mengambil proporsi sebanyak hampir 50 persen. Setengah jumlah tulang manusia tersebut terdistribusi pada kedua tangan masing-masing berjumlah 27. Sedangkan pada kaki manusia masing-masing berjumlah 26.


Leher manusia sama halnya dengan jerapah. Jangan heran bila tulang leher manusia tidak memiliki perbedaan dengan tulang leher jerapah. Ternyata, manusia memiliki jumlah yang sama. Jerapah memiliki tujuh buah tulang cervical vertebrae, begitu pula halnya dengan manusia. Perbedaannya hanya terdapat pada ukuran setiap tulang.

Umumnya, tulang manusia tidak hidup. Tulang manusia umumnya tersusun atas matrix kolagen dan Kristal hydroxylapatite atau sejenis mineral tulang. Hanya sebanyak 5 persen dari keseluruhannya adalah sel hidup. Dengan susunan matrix ini, tulang merupakan tempat penyimpanan zat-zat seperti kalsium dan besi.


Tulang dapat berdarah. Pada tulang, terdapat sebuah area hematopoiesis yang merupakan sebuah tempat berlangsungnya produksi sel darah merah (eritrosit). Secara khusus, area tempat berlangsungnya produksi sel darah merah disebut dengan sumsum tulang. Pada anak-anak proses produksi sel darah merah berada pada sumsum tulang berukuran panjang seperti tulang paha (femur) dan tibia. Tetapi pada orang dewasa, produksinya umumnya terdapat pada sumsum tulang belakang, panggul, batok kelapa (pada tengkorak), tulang belakang (punggung), dan sternum (pipih).

Post a Comment

 
Top